Selamatkan Pariwisata Bali, Senator H. Bambang Santoso Dorong Menkeu RI Lakukan Bail Out

Fokusparlemen.id, Denpasar – Senator Dapil Bali HBS mendorong Menteri Keuangan RI Sri Mulyani untuk segera mengambil langkah kebijakan Bail Out terhadap industri pariwisata di Bali yang terdampak sangat serius akibat wabah Covid-19.

Disampaikan secara tegas oleh Senator HBS selaku Komite IV saat melakukan rapat Video Converence dengan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani beserta jajarannya pada, Jum’at (8/5/2020).

Dari paparan yang disampaikan Menkeu RI terdapat dua Provinsi yang terdampak paling besar yakni Jakarta dan Bali. Dan khususnya di Bali sektor yang paling terdampak adalah sektor industri pariwisata.

Usulan HBS muncul di tengah kondisi perekonomian Provinsi Bali yang semakin terpuruk akibat terhentinya sektor pariwisata dengan segala turunannya. Dalam Triwulan pertama tahun 2020 ini saja angka pertumbuhan ekonominya minus 1.14.

Kalau kondisinya tetap terus begini, maka diprekdisikan hanya bisa bertahan 2 sampai 3 bulan. Maka dari itu perlu perhatian dan tindakan penyelamatan dari pemerintah pusat dalam bentuk mekanisme pinjaman 1-2 Triliun dalam kurun waktu 1 sampai 2 tahun. Dan jika langkah Bail Out ini berhasil maka upaya pemulihan sektor industri pariwisata di Bali ini bisa menjadi contoh pemulihan kondisi ekonomi pasca Covid-19 bagi provinsi lainnya.

Disampaikan pula bahwa dalam penanganan bantuan Jaring Pengamanan Sosial (JPS) yang karena ditangani oleh Desa Adat yang jumlahnya berbeda jauh dengan Desa Dinas. Dimana Desa Dinas hanya 685 dan Desa Adat sebanyak 1493.

Hal tersebut berakibat banyak orang yang ber-KTP Bali tidak dapat bantuan apalagi yang ber-KTP non Bali. Oleh karena itu, ini harus menjadi perhatian Menteri Keuangan RI agar bantuan bisa tersalurkan menyeluruh, tidak ada diskriminasi dan mengedepankan rasa keadilan. []

(Tim Media HBS)

#SelamatkanPariwisata #BailOut #Bantuan #MenkeuRI #Covid-19 #SenatorHBS #DPDRI #KomiteIV

You may like

In the news
Load More