Putra: Yang Teriak Lockdown Belum Tentu Disiplin Karantina

"Jadi tidak perlu teriak-teriak mendesak lockdown, cukup disiplin karantina dirimu di rumah dan social distancing." kata Putra.

FOKUSPARLEMEN.ID, Jakarta – Anggota DPR RI Putra Nababan mencurigai mereka yang teriak-teriak agar pemerintah melakukan lockdown sedang tidak mengkarantina diri di rumahnya masing-masing, apalagi melakukan social distancing dengan disiplin. Untuk itu, ia meminta kepada semua anggota masyarakat terutama warga di DKI Jakarta dan wilayah di sekitarnya  untuk disiplin mengkarantina diri di rumah.

Dengan melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut, maka akan melindungi diri sendiri dan segenap anggota keluarga dari ancaman terkena virus Covid-19. “Jadi tidak perlu teriak-teriak untuk mendesak lockdown, cukup disiplin karantina diri di rumah dan social distancing,” kata Putra yang sudah menjalankan social distancing selama 15 hari di rumah.

Putra mengingatkan, jika warga disiplin mengkarantina diri, menggunakan masker saat berada di luar untuk keperluan mendesak dan diam di rumah, maka dapat mencegah lebih banyak pasien yang terpapar Covid 19. “Upaya ini juga bisa membantu petugas rumah sakit yang saat ini sedang berjuang keras menangani pasien positif Corona atau yang masih PDP di tengah kekurangan Alat Perlindungan Diri (ADP) rumah sakit,” tandasnya.

Putra mengakui, ada banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan bersama keluarga saat di rumah. Mulai dari bermain bersama anak-anak, termasuk ikut menemani anak-anak mengerjakan tugas online yang diberikan oleh sekolah. “Family time yang biasanya kurang karena rutinitas pekerjaan, kali ini bisa lebih maksimal. Anak-anak pun dapat lebih banyak waktu untuk bersama dengan orang tuanya,” ujarnya.

Selain menemani buah hati, Putra juga masih mengikuti rapat komisi X di DPR dari rumah atau work from home (WFH). “Kawan-kawan di DPR juga ikut melakukan WFH dan sama sama mencermati perkembangan virus Covid 19 di dapil masing-masing. Jadi selama ikut sidang komisi, rapat virtual lebih banyak dilakukan,” katanya.

Rapat virtual juga menjadi pengalaman baru buat Anggota DPR yang lainnya, mengingat selama ini rapat komisi memerlukan tatap muka. Maka sejak mewabahnya virus Covid 19, rapat virtual menjadi solusi bagi anggota DPR untuk ikut menjalankan social distancing dengan diam di rumah.

Tak hanya sidang komisi, Putra juga ikut mengajak warga di sekitar rumahnya untuk sama sama meningkatkan pola hidup bersih dan sehat termasuk rajin mencuci tangan setiap selesai beraktvitas. “Saya menyediakan gentong air dengan sabunnya di depan rumah. Ini untuk membantu driver ojek online yang mungkin kesulitan cuci tangan dan mengajak warga agar mau cuci tangan,” katanya.

Tak cuma itu, Putra juga terus memantau perkembangan wabah virus Covid 19 di Jakarta Timur. Hampir setiap hari mantan penyiar berita tersebut berkomunikasi dengan warga simpul-simpul warga Jakarta Timur dan mengorkestrasi tim Rumah Aspirasi Putra Nababan untuk mencari titik-titik mana saja yang bisa dilakukan penyemprotan desinfektan.

“Jadi yang menarik disini adalah, warga bergotong royong mencegah Corona melakukan penyemprotan dengan bantuan botol semprotan dan cairan desinfektan yang kita berikan untuk beberapa titik di Jakarta Timur,” katanya. (Gesuri)

You may like

In the news
Load More