Pulau Sumatera yang Sedang Sakit ‘Batuk’ Tanda Minta MERDEKA

Foto : Pulau SUMATERA BATUK (ILUSTRASI/google)

FOKUSPARLEMEN.ID, Jakarta – Pulau terbesar ke 6 didunia saat ini diberitakan dalam kondisi sakit dan sangat parah. Katanya terletak di Indonesia, dengan luas 473.481 km². Penduduk pulau ini sekitar 57.940.351. Pulau yang dikenal pula dengan nama lain yaitu: Pulau Percha, Andalas, atau Suwarnadwipa.

Setelah join venture dengan Indonesia paska hengkangnya Kolonial Belanda dan menjadi 10 Bagian Wilayah (Provinsi), Pulau Sumatera saat ini terbilang sakit dan menggenaskan. Dimulai dari Provinsi Aceh, dengan Menyedot hasil GAS Alam PT Arun oleh Exxon Mobile sejak 1967 hingga sekarang muncul Wacana PT EMM dan PT Linge Mineral Resource. Selanjutnya Provinsi Sumatera Utara hingga Perbatasan Jambi – Sumsel, Perusahaan Sawit dan Pembalakan Hutan saat ini sangat mengkhawatirkan bahkan kebakaran hutan dengan unsur kesengajaan telah menyebabkan penderitaan warga masyarakat sepanjang garis pantai timur Sumatera serta negeri jiran (Malaysia, Singapura).

Dilanjuti Kepulauan Riau, Bangka Belitung dengan Urusan pencemaran Batubara, Timah hingga galian-galian raksasa, Provinsi Sumatera Barat hingga Bengkulu, Lampung dengan kasus serupa yang tidak jauh berbeda.

15 September 2019, Kebakaran Hutan hampir merata dipulau berjuluk Andalas tersebut, ancaman ISPA (Gangguan Pernafasan) serta Pelaku Tambang yang terus menciptakan Kehancuran menjadi polemik yang tak berkesudahan.

Pulau Perdagangan Jalur Sutra Malaka akan berubah menjadi Pulau Berkabut yang sedang sakit ‘Batuk’ Seakan mengeluarkan ASAP Meminta MERDEKA DAN MERONTA PISAH. (mi)

Oleh :

Muhammad Ichsan

Mahasiswa Pascasarjana
 Fakultas Ilmu Budaya, Kajian Asia Tenggara, UNIVERSITAS INDONESIA

You may like

In the news
Load More