Muslim DPRA Mendesak Pemerintah Bekerja Maksimal Stabilkan Harga Sembako

Fokusparlemen.id Aceh – Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan diperkirakan sebagaimana biasanya harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan di Aceh. Kenaikan harga barang seperti sembako bisa saja terus berlangsung diakibatkan oleh pandemi virus corona (Covid-19).

Hal tersebut disebabkan tingkat kebutuhan masyarakat terus meningkat dan di sisi lain ketersediaan stok bahan pokok yang terbatas.

Menyikapi permasalahan tingginya harga sembako di Aceh, Muslim S.T MAP Anggota DPRA saat dimintai keterangannya oleh media mengatakan bahwa dirinya merasa sangat prihatin atas mahalnya harga sembako yang berimbas kepada masyarakat luas ditengah pandemi Covid-19. (17/04/20).

Ia berharap kepada seluruh kalangan baik Eksekutif, Legislatif dan Aparat Keamanan agar memberikan perhatian yang khusus terhadap permasalahan ini, dikarenakan jika permasalahan tingginya harga sembako terus terjadi maka masyarakat Aceh akan semakin merasakan dampak perekonomian yang lebih luas kedepannya.

“Saya menilai hal ini terjadi akibat dari adanya permainan para agen-agen penyalur sembako, dimana dengan permainan mereka seperti menimbun/penumpukan barang kemudian sengaja melakukan pengiriman logistik yang bertahap bukan seperti waktu normal sehingga membuat kelangkaan barang di pasaran yang berimbas naiknya harga barang”. Ujar Muslim

Anggota DPRA dari Partai SIRA ini juga berharap agar dinas-dinas terkait baik ditingkat Provinsi maupun Kab/Kota agar aktif turun ke lapangan untuk memastikan harga sembako stabil sesuai dengan kemampuan masyarakat Aceh. Hal ini dirasa sangat penting karena Pemerintah melalui dinas terkait mampu melakukan operasi pasar secara terus-menerus (continue) sehingga membuat harga dipasaran menjadi stabil.

Selanjutnya ia mendesak Pemerintah Aceh agar terus melanjutkan pembagian sembako kepada masyarakat di seluruh Kab/Kota secara merata seperti yang saat ini sedang disalurkan melalui Dinas Sosial Aceh. Ia berharap bantuan sembako dari pemerintah tersebut sampai dan diterima oleh masyarakat yang tepat dan berhak menerimanya agar mampu mengurangi dampak perekonomian yang dirasakan oleh masyarakat Aceh saat ini. (KU)

You may like

In the news
Load More