Mencegah Covid-19 Dengan Sains Modern dan Islam, Senator Fachrul Razi Adakan Lomba Menulis Ilmiah, Berikut Nama-Nama Pemenangnya.

Fokusparlemen-Banda Aceh. Sekolah Literasi melalui Dewan Juri penulis Opini bertajuk “Covid-19, Pencegahannya dalam perspektif ilmu Sains Modern dan Islam” memperebutkan hadiah Senator Fachrul Razi M.IP, hari ini resmi mengumumkan nama-nama pemenang lomba penulis Opini Katagori 4 Terbaik yang di selenggarakan oleh Sekolah Literasi, Jumat (22/05/2020).

Pengumuman ini di keluarkan berdasarkan surat keputusan Dewan Juri dengan nomor : 18/05/Panpel/SL/2020 tertanggal 22 Mei 2020 dengan ketentuan yang sudah disepakati bersama saat lomba ini diselenggarakan.
Keputusan Dewan Juri ini mutlak dan tidak bisa di ganggu gugat oleh siapapun.

Dikeluarkan di Banda Aceh dengan penuh rasa adil dan tanggung jawab dengan tidak menafikan data dan penilaian yang ada.
Adapun Dewan Juri yang menilai di antaranya sebagai berikut :
1. H. Fachrul Razi, M.IP (Pendiri Sekolah Literasi/Senator DPD RI)
2. Dr. iskandar Samad, S.Pd.,MA (Direktur Pusat Bahasa/Dosen FKIP Unsyah)
3. Aljawahir, S.Sos (Koordinator Sekolah Literasi)
4. Muhammad Ridha (Founder GIANT Group Comunity)

Memutuskan nama-nama pemenang sebagai berikut :
1. Fauzan Ruky dengan judul Opini :  (Virus Corona) Antara Cegah Versi Sains Dengan Islam. (Juara I + Sertifikat)
2. Zulkifli BI dengan judul Opini ; (“COVID-19 dan Pencegahannya Dalam Kajian Ilmu Sains Modern”). (Juara II + Sertifikat)
3. Fatimah dengan Judul Opini : Cegah Covid-19 Persfektif Islam Dan Menurut Ilmu Sains Modern. (Juara III + Sertifikat)
4. Rahmatillah Dengan Judul Opini : (“Covid-19, Regulasi Pemerintah dan Aturan Islam”). (Juara IV + Sertifikat)

Ketua Panitia, Ajawahir mengatakan bahwa lomba ini atas inisiatif Senator Fachrul Razi yang dilaksanakan dalam mencari solusi generasi muda Aceh terhadap masalah Pandemi Covid-19 dalam perspektif sains modern dan perspektif Islam. “Pengumuman menulis Covid-19 ini disampaikan, semoga kedepan agar lebih baik dalam membuat karya dan bisa menjadi motivasi bagi generasi yang lainnya,” jelas Ajawahir yang juga Koordinator Sekolah Literasi.

Ajawahir mengatakan bahwa proses lomba ini berlangsung di bulan ramadhan, mulai dari batas penerimaan karya tulis, dan setiap finalis mempresentasikan melalui seminar zoom meeting serta tulisannya dipublikasikan di media online.

Sementara itu, Senator Fachrul Razi mengatakan bahwa menghadapi Covid-19 ramai mahasiswa yang berada di rumah dan memanfaatkan media sosial selama di rumah. “Dengan momentum ramadhan ini, kami mencoba mengadakak kegiatan ini untuk melihat sejauh mana hasil tulisan ilmiah generasi muda Aceh dapat memberikan solusi terhadap Covid-19 dalam perspektif sains modern dan perspektif keislaman,” jelas Fachrul Razi. (Rls) (KU)

You may like

In the news
Load More