Jadi Pemateri Di Seminar Online YPMA Ke-9, Muslim DPRA Tegaskan Agar Dana Dayah Jangan Diganggu Gugat

ads

Fokusparlemen.id-Banda Aceh – Anggota Komisi V DPRA dari Partai SIRA Muslim Syamsuddin S.T M.A.P kembali menegaskan penolakan dirinya terhadap rencana Pemerintah Aceh yang akan melakukan refocusing anggaran di Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh sebesar 205 Miliiar untuk penanganan Covid-19.

Hal tersebut ditegaskan oleh Muslim Syamsuddin S.T M.A.P dalam sebuah Seminar Online Yayasan Pemimpin Muda Aceh (YPMA) yang difasilitasi oleh Pimpinan Komite 1 DPD-RI asal Aceh Fachrul Razi MIP dengan tema “Menolak Dana Dayah Dialihkan” Kamis (07/05/2020).

Muslim menegaskan semestinya Pemerintah Aceh mengalihkan/memotong anggaran yang bersumber dari pos lain seperti anggaran belanja modal termasuk anggaran pembangunan fisik yang sifatnya tidak terlalu mendesak dengan situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Dinas Pendidikan Dayah merupakan salah satu bentuk kekhususan yang dimiliki oleh Provinsi Aceh pasca MOU Helsinki dan bentuk implementasi dari Undang-Undang No 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh, jadi Pemerintah Aceh jangan mengganggu gugat anggaran untuk dayah karena dayah di seluruh Aceh sangat membutuhkan anggaran tersebut baik untuk menunjang fasilitas dayah serta untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di dayah lebih-lebih saat pandemi seperti ini” Tegas Muslim.

Muslim yang juga Anggota Badan Anggaran DPRA sangat menyayangkan lemahnya pola komunikasi Pemerintah Aceh kepada DPRA yang lazim terjadi akhir-akhir ini. Ia menegaskan Pemerintah Aceh tidak pernah melibatkan DPRA dalam rencana refocusing anggaran di Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh sebesar 205 Miliiar untuk penanganan Covid-19. Hal ini sangat saya sesalkan harusnya terkait penganggaran yang merupakan “Uang Rakyat” harus dibahas dan dimusyawarahkan bersama antara Pemerintah Aceh dan DPRA.

“Saya akan terus mengawal isu ini agar rencana Pemerintah Aceh yang akan memotong anggaran untuk dayah tidak terjadi. Saya sangat mengetahui bagaimana dayah-dayah di Aceh begitu membutuhkan anggaran tersebut berada dan berjalan sebagaimana mestinya. Dan saya menekankan kepada Pemerintah Aceh agar jangan seenaknya dalam menjalankan anggaran karena anggaran itu bukan anggaran milik Pemerintah Aceh semata tetapi itu anggaran milik Rakyat Aceh, jadi jangan macam-macam” ucap Muslim. (KU)

ads
ads

You may like

ads
In the news
Load More
ads