FOKUSGAMPI Banda Aceh Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Aceh Cegah Penyebaran Covid-19

ads

FOKUSPARLEMEN.ID Banda Aceh – Forum Generasi Muda Pidie (FOKUSGAMPI) Banda Aceh mengapresiasi langkah cepat Plt Gubernur Aceh dalam penanganan penyebaran covid-19 atau virus corona, baik dalam hal informasi terkini maupun kebijakan yang berhubungan dengan pencegahannya bagi masyarakat.

Sebagaimana Surat Edaran Plt Gubernur Aceh Nomor 440/ 4989 tentang penghentian aktivitas sekolah selama 14 hari di Aceh telah di keluarkan sehingga di harapkan kepada setiap instansi yang berhubungan degan banyak orang seperti pendidikan dll harus siap dan sigap untuk menjalankan perintah ini, hal ini untuk mencegahnya penyebarannya virus corona di kalangan masyarakat Aceh.

Setidaknya ada tiga tingkatan status yang diberikan oleh tim medis,  sebelum akhirnya seseorang itu dinyatakan positif covid-19, yaitu Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan suspect atau terduga.

Orang yang berstatus ODP belum sama sekali menunjukkan gejala sakit. Namun, orang dalam status ini diketahui sempat bepergian ke negara episentrum corona atau sempat melakukan kontak dengan orang diduga positif corona sehingga harus dilakukan pemantauan.

Pemantauan yang dilakukan kepada ODP semata untuk melakukan pemantauan, sehingga penanganan khusus akan cepat dilakukan jika ODP ini menunjukkan gejala-gejala yang mengarah ke COVID-19. Sedangkan PDP, adalah orang yang sudah menunjukkan gejala terjangkit covid-19 seperti demam, pilek, sesak nafas dan batuk. PDP ini yang harus betul-betul kita perlakukan dengan baik karena sudah jadi pasien menjadi pasien.

Sedangkan suspect adalah status yang diberikan kepada seseorang yang sudah menunjukkan gejala terjangkit corona dan juga diduga kuat sudah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.

“Jika ada gejala dan dugaan kuat bahwa seseorang itu pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif covid-19, maka akan dikategorikan sebagai suspect covid-19. Nantinya, pasien suspect Covid-19 akan diperiksa spesimen secara menyeluruh dengan menggunakan dua metode, yaitu Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing. Jika pada pemeriksaan spesimen ini seseorang tersebut terkonfirmasi positif, barulah dinyatakan positif covid-19. Jika tidak terkonfirmasi,  maka akan dipulangkan.

Dalam hal ini, Ketua Umum Fokusgampi M. Deni Fitriadi SH meminta agar Pemerintah Aceh agar lebih memperketat pengawasan di setiap pintu masuk baik bandara, pelabuhan, terminal bus dan mensterilkan tempat yang banyak di kunjungi wisatawan di Aceh secara berkala, mengingat seriusnya untuk penanganan kasus covid-19 ini. Deni juga menyarankan agar seluruh masyarakat selalu senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar musibah ini segera hilang.

Fokusgampi Banda Aceh turut menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak menyebarkan berita-berita yang belum ada kepastian benarnya/hoax terkait corona ini sehingga menimbulkan keresahan ditengah-tengah masyarakat.

ads
ads

You may like

ads
In the news
Load More
ads