Direktur RSUZA : Rumah Sakit Daerah Jangan Asal Rujuk Terkait Pasien Corona

FOKUSPARLEMEN.ID Banda Aceh – Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Aceh, meningkatkan koordinasi dengan rumah sakit daerah terkait rujukan pasien yang mengalami gejala virus Corona. Rumah sakit kabupaten/kota diminta tidak asal merujuk pasien.

“Sebelum dirujuk ke RSUZA, rumah sakit daerah harus sudah menentukan status pasien apakah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) atau suspect. Kalau harus rujuk baru dirujuk,” kata Direktur RSUZA Banda Aceh dr Azharuddin kepada wartawan, Jumat (20/3).

Regulasi terkait masalah itu sedang dipersiapkan oleh pemerintah Aceh. Menurut Azharuddin, ODP terkait Corona masih dapat ditangani oleh dokter paru di rumah sakit daerah.

Nanti ke depan, pasien yang dirujuk harus mendapat persetujuan dari person in charge (PIC) RSUZA. Komunikasi antar-PIC akan ditingkatkan lagi.

“Kalau di PIC di sini belum mengiyakan untuk dirujuk, jangan dirujuk dulu. Nanti kan sayang sampai ke sini ternyata tidak perlu dirujuk. Komunikasi ini perlu sekali sehingga yang tidak perlu dirujuk jangan dirujuk,” jelas Azharuddin di RSUZA Banda Aceh.

Menurutnya, saat ini RSUZA Banda Aceh masih merawat dua PDP sementara 24 orang lainnya sudah dipulangkan. Sebanyak 23 orang sudah diambil swab, namun baru 11 orang diketahui hasilnya negatif.

Semua pasien dirawat di Respiratory Intensive Care Unit (RICU). RSUZA memiliki enam kamar perawatan dan rencananya menambah 12 kamar lagi dalam beberapa hari ke depan.

“Yang pulang kondisi klinis sudah membaik,” sebutnya. (dot)

 

Sumber: Detik.com

You may like

In the news
Load More