Anwar Husein : Pemerintah Aceh Harus Terbitkan Kebijakan Terkait Pendidikan Di Aceh

FOKUSPARLEMEN.ID Pidie – Masa tanggap darurat Covid-19 diperpanjang hingga 29 Mei 2020 mendatang, menyusuri hal ini dunia pendidikan nasional khususnya di Aceh sudah memberlakukan pembelajaran dari rumah sesuai dengan intruksi Presiden Jokowi dalam pidatonya beberapa waktu lalu.

Proses pembelajaran online yang  dicanangkan ini kian menuai pro kontra dari berbagai kalangan, hal ini tidak terlepas dari tidak memadainya sarana dan prasarana yang di miliki para siswa SD, SMP, dan SMA sederajat, serta metode pembelajaran yang belum efektif dan efisien.

Menanggapi hal tersebut, Anwar Husein, S.Pdi., M.AP anggota DPRA Fraksi Partai Aceh yang duduk di komisi VI mengatakan bahwa dinas pendidikan di Aceh harus mencari solusi serta bentuk pembelajaran yang efektif dan efisien yang mampu mendongkrak minat belajar para siswa walaupun dari rumah.

“Pemerintah Aceh melalui dinas pendidikan sudah saatnya mengambil kebijakan bagi keberlanjutan pembelajaran siswa-siswi  dengan sistem bimbingan konseling multimedia pendidikan (EdTech) dan pelatihan bagi solusi dunia pendidikan. Sistem ini adalah sebagai alat pembelajaran dan penilaian berbasis digital yang diberi nama Nuadu e-Assessment untuk pendidikan, ” ujarnya kepada FOKUSPARLEMEN.ID. Jumat sore (27/3) .

Ia juga menambahkan, aplikasi e-Assessment ini sebagai suatu sistem pembelajaran yang dirancang dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengajaran yang terukur guna memaksimalkan kemampuan setiap siswa yang berbeda-beda. Artificial Inteligence (AI) pada aplikasi ini mampu untuk melakukan penilaian diagnostic, summative dan formatif pada setiap materi pembelajaran dan latihan yang diberikan pada setiap siswa nantinya. Sehingga dengan cepat menemukan perbedaan kemampuan tersebut sekaligus solusi yang diperlukan pada setiap siswa secara personal.

“Sekarang kita sudah mengatakan berada pada zaman revolusi 4.0 tetapi dalam aplikasinya sangat tertinggal, kini saatnya kita mulai mempersiapkan pembelajaran melalui aplikasi-aplikasi seperti e-Assessment sehingga dengan cepat mampu menemukan perbedaan kemampuan siswa-siswi sesuai dengan minat dan bakatnya, jangan semua siswa kita giring pada keinginan kita tanpa kita ketahui ke mana arah minat dan bakatnya,” tutur Anwar Husein Anggota DPRA dari Dapil II Pidie-Pidie Jaya.

Di akhir tanggapannya, Sekjen DPW PA Pidie ini berharap Aplikasi e-Assesment ini digunakan secara online agar menjadi solusi atas kebijakan pemerintah (Belajar dari rumah) guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), sehingga proses belajar mengajar, monitoring dan evaluasi pembelajaran dapat tetap berjalan. Ia juga menyarankan agar pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan cepat tanggap dalam menghadapi situasi darurat saat ini supaya nantinya siswa-siswi kita tidak dirugikan.

“Kita berharap Aplikasi e-Assesment ini dapat digunakan secara online agar menjadi solusi atas kebijakan pemerintah (belajar dari rumah), saya menyarankan agar pemerintah aceh melalui dinas pendidikan cepat tanggap dalam menghadapi situasi darurat saat ini, dengan harapan proses belajar mengajar, monitoring dan evaluasi pembelajaran dapat tetap berjalan, supaya nantinya siswa-siswi kita tidak dirugikan dan tertinggal dalam pembelajaran,” harap Anggota Fraksi Partai Aceh yang sangat memprioritaskan pendidikan di Aceh saat ini. (dot)

You may like

In the news
Load More