Anggota DPR RI Dukung Bupati Abdya Bagikan Lahan Eks PT. CA untuk Rakyat

FOKUSPARLEMEN.ID, ABDYA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Nasir Djamil, mendukung penuh rencana Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim membagikan lahan eks HGU PT. CA di Kecamatan Babahrot kepada masyarakat.

“Jadi komisi hukum DPR-RI memberikan dukungan terkait inisiatif bupati ingin membagikan lahan ini kepada warga,” kata anggota Komisi III DPR RI, M Nasir Djamil saat bertemu Bupati Abdya di AW Kopi, Kecamatan Blangpidie, Senin, 8 Juni, 2020.

Menurutnya, inisiatif bupati ingin membagikan lahan ini kepada rakyat Abdya sesuai dengan keputusan presiden dan tentu punya dasar hukum yang kuat, sehingga apapun keputusan Mahkamah Agung tentang lahan ini tidak akan mempengaruhi kebijakan bupati membagikannya.

“Saya berharap agar bupati bisa segera berkomunikasi tentang kebijakan ini kepada stekholder di Abdya dan segera melakukam eksekusi,” ujar M Nasir Djamil.

Nasir Djamil menilai, lahan eks PT. CA ini memiliki manfaat besat bagi masyarakat.

“Kalau dibiarkan kosong tentu sangat disayangkan. Karena jika dikelola oleh masyarakat tentu sangat banyak manfaatnya yakni dapat meningkatkan taraf hidup, menumbuhkan perekonomian dan menekan angka pegangguran. Jadi kalau lahan itu dibiarkan kosong akan banyak hantu di lahan itu,” sebutnya.

Adapun bentuk dukungan DPR-RI terkait langkah bupati ini, Nasir Djamil mengatakan, tentang inisiatif bupati terhadap niatan pembagian lahan itu tidak terlepas dari bahagian hukum. Hukum itu disamping punya kepastian juga punya kemanfaatan dan keadilan.

“Jadi soal kepastian sedang diuji di Mahkamah Agung dan apapun keputusan Mahkamah Agung nanti tentu tidak mempengaruhi kebijakan bupati untuk membagikan lahan ini kepada masyarakat,” sebutnya.

Sementara Bupati Akmal Ibrahim mengaku bersyukur atas dukungan anggota DPR-RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait pembagian lahan eks PT.CA kepada masyarakat Abdya yang layak menerimanya, sebab memang lahan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Karena dapat memperbaiki perekonomian mereka dan juga dapat menekan angka pegangguran, serta tidak terlantar,” kata bupati Akmal Ibrahim.

Akmal menambahkan, adapun lahan yang dikelola oleh PT. CA sebelum izin HGUnya habis pada tahun 2017 lalu sebanyak 7.500 hektar. Pasca habis izin, PT. CA kembali mengajukan izin, namun mentri agraria hanya mengeluarkan izin untuk kembali dikelola PT. CA sebanyak 2.100 hektar.

“Nah selebinya itu akan kita bagikan kepada masyarakat dan syukur kita mendapat dukungan dari banyak pihak agar lahan ini dikelola oleh masyarakat,” sebut Akmal Ibrahim. (**/mi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Senator Garis Keras Fachrul Razi Luncurkan FRAPRENEURS Di Momentum Milad Dirinya Yang Ke-40
Next post Ketua DPR Ajak Masyarakat Pegang Teguh Nilai-Nilai Pancasila