Desain Pilkada Serentak di Masa Pandemi Covid-19, Ada Apa?

Desain Pilkada Serentak di Masa Pandemi Covid-19, Ada Apa?

Devi Titania Diyono Putri Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang

Fokusparlemen.id – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk salah satunya Indonesia, sampai saat ini belum bisa diprediksi keberlangsungannya. Di sisi lain, negara dihadapkan dengan kehidupan demokrasi yang harus tetap berjalan sebagai mana mestinya demi menjaga keberlangsungan kedaulatan rakyat, tidak hanya itu saja keselamatan dan kesehatan masyarakat juga dipertaruhkan. 

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia ini memberikan tantangan tersendiri bagi para penyelenggara Pemilu lebih tepatnya Pilkada di belahan dunia mana pun. Para penyelenggara Pemilu di seluruh dunia belum punya pengalaman menghadapi Pemilu atau Pilkada dalam situasi wabah seperti ini. Oleh karena itu untuk pertama kalinya, sejarah baru bagi negara-negara di dunia melaksanakan Pemilu atau Pilkada di tengah Pandemi Covid-19.

Dengan adanya wabah ini maka pemerintah harus membuat design baru. Melalui peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota ditandatangani Presiden Jokowi menjadi UU, 4 Mei 2020. Perppu tersebut membahas dua isu penting terkait penundaan pilkada yang disebabkan berbagai kedaruratan, salah satunya bencana non-alam Covid-19. Perppu tersebut mengubah waktu pelaksanaan pemungutan suara yang awalnya bulan September 2020 sebagaimana diperintahkan UU No 10/2016 menjadi bulan Desember 2020.

Tidak hanya itu saja, Perppu juga mengatur perihal pemungutan suara lanjutan yang tidak dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19 ini belum berakhir, maka dari itu pemungutan suara sementara ditunda dan akan dijadwalkan kembali. 27 Mei 2020, DPR bersama KPU dan pemerintah menyepakati secara resmi pemungutan suara pilkada serentak lanjutan dilaksanakan 9 Desember 2020, walau keputusan dan forum serupa pernah diambil di rapat sebelumnya tanggal 14 April 2020. (***/malangtimes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *