Senator ART Sayangkan Pembahasan Omnibus Law di Tengah Wabah Covid-19

FOKUSPARLEMEN.ID, PALU – Anggota DPD dari Sulawesi Tengah, Abdul Rachman Thaha (ART) menyayangkan sikap pemerintah dan DPR RI untuk membahas omnibus law RUU Cipta Kerja di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

“Ketika negeri ini dilanda dengan cobaan virus covid-19 pemerintah bersama DPR RI malah sibuk mau mengsahkan RUU Omnibus Law, RUU hantu yang dimana ketika disahkan RUU hantu ini menjadi UU maka bersiap-siaplah rakyat kita melarat lagi,” kata Rachman kepada media, Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Semestinya, kata Rachman, pemerintah bersama DPR menunda dulu pembahasan RUU Omnibus Law tersebut.

“Saya meminta pemerintah fokus dulu untuk penanganan dari pada virus covid-19, punya hati nurani lah terhadap rakyat dikala kita lagi mendapatkan cobaan,” jelas dia.

Terlebih menurut dia, RUU Omnibus Law yang tengah digodok pemerintah dan DPR sama sekali tidak pro kepada rakyat, pemerintah semestinya mengeluarkan selalu kebijakan yang pro terhadap rakyatnya.

Ia juga menambahkan, RUU Cipta Kerja itu seakan memberikan kekuasaan penuh kepada pemerintah pusat untuk menentukan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan dunia usaha dan industri dengan mengabaikan peran Pemerintah Daerah.

“Yang pada akhirnya mencerminkan pemerintahan yang Abuse Of Power,” tandas dia.

Terkahir, ART juga mendukung sejumlah partai politik yang menolak pembahasan RUU Omnibus Law itu.

“Saya sangat sepaham dengan partai yang menolak sementara pembahasan Omnibus Law ini, partai Demokrat dan partai PKS,” tandas dia. (*/MI/panrita.news)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *