Presiden Rusia Merayakan Usia ke 66, Ini Kamar yang Ditinggali Putin saat Masih Jadi Calon Agen KGB

Ket Gambar : (Ist)

FOKUS PARLEMEN, MOSKWA | Pemimpin Rusia, Presiden Vladimir Putin genap berusia 66 tahun pada Minggu (7/10/2018).

Menjelang peringatan hari ulang tahun sang presiden, sebuah stasiun televisi Rusia melakukan napak tilas dan mengunjungi asramasekolah mata-mata tempat di mana Putin pernah tinggal.

Zvezda TV, saluran televisi milik Kementerian Pertahanan Rusia, yang mengendalikan Badan Intelijen Militer GRU, berkesempatan untuk melihat ke belakang layar di mana para mata-mata kebanggaan negara itu mempelajari keterampilan mereka.

Stasiun televisi itu mengunjungi Akademi Intelijen Asing Rusia, sebuah sekolah asrama untuk pelatihan mata-mata, di mana Putin sempat belajar selama setahun sebagai calon anggota KGB.

Melansir dari Daily Mail, sebuah rekaman menunjukkan sebuah ruangan sederhana, yang diklaim sempat ditinggali oleh Putin yang kala itu dikenal dengan nama Kadet Platov.

Ruangan tersebut tampak sederhana dengan perabotan yang minimalis. Hanya tampak tiga buah kasur dengan tiga kursi dan satu meja.

“Di ruangan ini selama setahun menjadi tempat tinggal seorang kadet yang saat ini dikenal di seluruh dunia sebagai Presiden Putin,” kata pembawa acara dalam siaran tersebut.

“Kami menyembunyikan nomor kamarnya, bukan kepada pemirsa. Kami menyembunyikannya dari kadet lain sehingga mereka tidak mulai saling bertengkar untuk memperjuangkan hak agar dapat tinggal di sini,” tambahnya.

“Seperti yang Anda lihat, tidak ada papan penanda atau peringatan apa pun di sini. kadet masih terus tinggal di sini, meskipun ruangan ini pasti sudah jauh lebih nyaman daripada saat Kadet Platov tinggal di sini,” kata presenter televisi.

Institusi tersebut, yang telah berdiri sejak era Soviet untuk mempersiapkan agen KGB seperti Putin, dikenal memiliki beberapa nama, di antaranya Lesnaya Shkola atau Sekolah Hutan, juga pernah disebut dengan Sekolah Nomor 101.

Kepala SVR, Badan Intelijen Asing Rusia, Sergey Naryshkin diyakini adalah rekan seangkatan Putin saat berada di akademi mata-mata sebelum menjalankan tuger penyamaran di kedutaan Soviet di Brussels.

Sementara Putin ditugaskan ke Dresden yang kurang glamor pada 1985 hingga 1990 dengan menyamar sebagai penerjemah. (mi/kompas)

https://youtu.be/kgSRpy6bNzY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *