Presiden Jokowi Keluarkan Inpres Sikapi Gempa Lombok

Ket Gambar : Presiden Jokowi dan Gubernur NTB/Ist

FOKUSPARLEMEN, Jakarta – Tiga minggu pasca gempa Lombok, Presiden Joko Widodo akhirnya mengeluarkan Intruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia No 5 Tahun 2018, tentang penanganan korban gempa Lombok. Ia mengklaim Inpres tersebut dalam rangka percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di Lombok dan sekitarnya.

“Rehabilitasi dan rekonstruksi sarana berupa fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, fasilitas agama, dan fasilitas penunjang perekonomian. Diharapkan agar aktivitas bisa berfungsi kembali diselesaikan paling lambat pada akhir bulan Desember 2018, dan sarana lain diselesaikan paling lambat bulan Desember 2019,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Sabtu (25/08/2018).

Sementara itu, rehabilitasi yang terdiri atas perbaikan lingkungan daerah bencana, perbaikan sarana umum, pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat, pemulihan sosial psikologis, pelayanan kesehatan, pemulihan ekonoml dan budaya, pemulihan keamanan dan ketertiban, pemulihan ruang pemerintahan, dan pemulihan fungsi pelayanan publik.

Jokowi memaparkan, untuk kegiatan rekonstruksi adalah pembangunan kembali prasarana dan sarana, pembangunan kembali sarana sosial masyarakat, pembangkitan kemball kehidupan sosial budaya masyarakat, penerapan rancang bangun yang tepat dan penggunaan peralatan yang lebih baik dan tahan bencana.

“Selain itu, ada kegiatan peningkatan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya. Serta peningkatan ruang pelayanan publik dan peningkatan pelayanan utama dalam masyarakat,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa inpres ini ditujukan kepada seluruh jajaran kabinet kementrian yang bersangkutan baik pusat maupun di Pemerintahan Daerah. Seluruhnya, kata dia, diharapkan melakukan langkah-langkah yang mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi.

Meski demikian, presiden Jokowi juga mendapat banyak kritikan karena dinilai lambat dalam menangani korban gempa Lombok. Bahkan, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menegaskan bahwa Inpres tersebut tidak mengobati kekecewaan masyarakat yang teradampak gempa bumi. []

Sumber : kiblat.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *