Pelantikan Pengurus BEM STEbank Islam Mr. Sjarifuddin Prawiranegara dan Diskusi Publik Tentang Demokrasi

Senator DPD RI H. Fachrul Razi MIP Mengisi Diskusi Publik Tentang Demokrasi (Foto/Ist)

FOKUS PARLEMEN, JAKARTA | Pengurus Badan Eksekutif mahasiswa (BEM) STEbank Islam Mr. Sjafruddin Prawiranegara pada Kamis (18/10/2018) melaksanakan kegiatan pelantikan pengurus BEM baru, periode 2018-2019. Selain itu, pada kegiatan tersebut juga menggelar Diskusi Publik dengan tema: Peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal Demokrasi. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Gedung Al- Baridji, Kampus Stebank Islam, Jakarta Pusat.

Acara diawali dengan pelantikan BEM terpilih yang dilantik langsung oleh Rektor Stebank yakni Bapak Aries Muftie M.H. Bapak Aries, selaku rektor STEbank juga sekaligus yang membuka acara pelantikan dan diskusi public tersebut. Acara tersebut dihadiri oleh H. Fahrul Razi M.I.P ( Anggota DPD RI), Idham Djanawir (Politisi), Beny Pramula (Presiden Pemuda Asia-Afrika), petinggi-petinggi dan dosen kampus STEbank dan mahasiswa serta pemuda dari berbagai kampus dan organisasi.

Dilansir Fokusparlemen.com,Jumat,(19/10). Aries Muftie menyampaikan harapannya kepada pengurus BEM terpilih dan mahasiswa Stebank serta peserta yang hadir. “Stebank adalah kampus perjuangan, tempat untuk kalian mempelajari banyak hal, mulai dari ekonomi, politik, budaya dan lain sebagainya. Maka, di masa yang akan datang, dengan ilmu yang sudah kalian dapatkan sekarang, kalian harus mengimplementasikannya dengan menjaga dan mengurus negara kita ini, negara Indonesia”.

Lanjutanya “untuk Presiden BEM terpilih, jika sekarang mampu menjadi presiden di lingkungan kampus, maka harapan saya, nantinya di masa yang akan datang harus menjadi presiden Republik Indonesia ini”. Ujarnya.

Presiden BEM terpilih, Andi Prayoga, dalam sambutannya juga menyampaikan program-program prioritasnya. Diantaranya yang disampaikan adalah, bahwa melalui BEM dan kerjasama mahasiswa intra STEbank, akan mengajak mahasiswa-mahasiswa untuk menggerakkan ‘ekonomi kreatif’. Ekonomi kreatif yang dimaksud adalah setiap mahasiswa yang memiliki bakat dalam berdagang, berjualan kuliner dan lain sebagainya, itu kemudian harus diubah sistemnya, dari cara tradisional menuju cara yang lebih potensial untuk saat ini, yakni menggunakan media sosial. Karena melihat potensi-potensi yang cukup bagus.

Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan diskusi publik bertema: peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal demokrasi. Adapun pembicaranya adalah H. Fahrul Razi M.I.P, Beny Pramula dan Iham Djanawir. Sebagaimana diketahui, mereka ini adalah tokoh politik dan tokoh pemuda yang cukup berprestasi di Indonesia ini. Mereka juga adalah mantan aktivis pergerakan mahasiswa yang tentunya cukup mampu dalam membahas soal-soal demokrasi saat ini.

Acara pelantikan dan diskusi publik ini berlangsung 3 jam, dari pukul 09: 00 s.d 12:00 WIB. Dihadiri oleh 100 mahasiswa dan pemuda dari berbagai kampus serta narasumber yang cukup kompeten. Serta diakhiri dengan makan siang Bersama .
ANDI PRAYOGA. [ MI/Red ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *