Memasuki Tahun Pemilu 2019 Partai Garuda Semakin Mengepakkan Sayap

Ket Gambar : Partai Garuda (/Foto : Ist)

Fokus Parlemen, Jakarta | Partai Garuda menjadi salah satu partai baru hasil penetapan KPU, nantinya akan berpartisipasi dalam pesta demokrasi Indonesia di tahun 2019.

Terlihat hadir Ketua Umum Partai Garuda, Sekretaris partai, serta Caleg Partai, saat deklarasi pemilu damai, bertempat di Monas , Jakarta (23/09).

Tahun 2019 menjadi permulaan karier Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) dalam ajang pemilihan umum (Pemilu). Partai yang baru didirikan pada 16 April 2015 ini dulunya bernama Partai Kerakyatan Nasional yang didirikan Harmoko, mantan menteri dan ketua MPR/DPR periode 1997-1999.

Partai yang diketuai Ahmad Ridha Sabana ini menjadi partai politik ke-13 yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pemilu 2019. Walau sempat dinyatakan tidak lolos karena tak memenuhi syarat dokumen berupa daftar keanggotaan di kabupaten/kota yang tidak memenuhi batas minimal, Partai Garuda mengajukan gugatan terhadap KPU melalui Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu), dan akhirnya memenangkan gugatan tersebut.

Foto : Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana/ist

Dalam wawancara khusus dengan Fokus Parlemen bertempat di monas, Ketua umum partai garuda mengatakan, “Kami adalah partai baru yang sebagian besar kader adalah anak muda yang berkomitmen berjuang secara politik demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik, ” ujar Ahmad Ridha Sabana.

” Milenial Garuda adalah semangat yang kami tanamkan”. tungkasnya.

Ditambahkan Ahmad, Partai Garuda dibentuk sebagai wadah bagi anak muda Indonesia yang memiliki minat di dunia politik. Pasalnya prosedur untuk menjadi anggota Partai Garuda cukup mudah dilakukan oleh kaum milenial, yakni dengan mengisi kolom identitas dan mengunggah foto KTP menggunakan layanan Google Docs yang disebarkan melalui media sosial.

Sistem ini juga mempermudah partai untuk menganalisis apa yang ramai dibicarakan di suatu daerah tanpa mencuri data.

Komitmen mendulang suara 2019

Adapun di antara empat parpol baru peserta pemilu, Partai Garuda menjadi satu-satunya parpol baru yang tak mendukung pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019.
“Pertama, undang-undangnya itu kan tidak memberikan ruang pada partai baru untuk mengusung atau mengusulkan capres-cawapres, hanya partai di pemilu 2014 yang punya suara di parlemen,” kata Ketum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana.

Ridha menambahkan pihaknya memang tengah fokus mematangkan strategi menghadapi Pileg 2019. Nantinya bila partainya memiliki kursi, baru partainya bakal memberikan dukungannya.

Semoga Pemilu 2019 aman dan damai, sertai berjalan lancar, Maju bersama partai garuda mewujudkan masyarakat yg mandiri dan sejahtera ” tutupnya.

Acara di monas ditutup dengan Simbolis Melepaskan Burung Merpati ke Udara sebagai bentuk Pemilu 2019 berjalan aman, damai, No SARA, serta yang pastinya NO Hoax ! . (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *