Mantan Bos Kawasan Kalijodoh Jakarta, Daeng Aziz Daftar Bacaleg di Sulsel

FOKUSPARLEMEN, Jakarta — Abdul Aziz atau dikenal Daeng Aziz mantan ‘bos’ Kalijodo salah satu kawasan di perbatasan antara Jakarta Barat dan Jakarta Utara memutuskan maju dalam bursa bakal calon legislatif (bacaleg) di Provinsi Sulawesi Selatan.

Pria yang pernah menjadi sorotan karena menentang penggusuran di kawasan Kalijodo ketika masa pemerintahan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), diam-diam mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan dari Partai Gerindra.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno mengaku belum mengetahui Daeng Azis mendaftar sebagai bacaleg.

“Saya belum update, belum memiliki datanya. Tapi bagi kami Gerindra terbuka buat tentunya kader yang ingin terbaik untuk daerahnya,” kata Sandiaga di Balaikota DKI, Kamis (19/7/18).

Justru Sandiaga bertanya kepada awak media Daeng Aziz nyaleg di wilayah mana. Menurutnya, Gerindra tidakan akan menghalangi kadernya yang ingin maju dalam panggung Pileg 2019 mendatang.

“Oh Sulsel. Saya belum dapat laporannnya, tapi karena Gerindra ingin merangkul semua untuk memastikan bahwa isu ekonomi Pasal 33 bisa didorong untuk penciptaan lapangan kerja, kami ingin merangkul bukan hanya kader partai, tapi juga yang aktif di lingkungan masyarakat,” kata Sandiaga.

“Jadi kami tidak ingin menutup pintu. Tapi kami ingin memastikan Gerindra menjadi partai yang mempersatukan,” pungkas pria yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Daeng Azis sendiri pernah divonis 10 bulan penjara dan denda Rp 100 juta subsider lima bulan penjara atas dugaan pencurian aliran listrik untuk menerangi kawasan prostitusi tersebut.

Pengadilan Negeri Jakarta Utara melalui majelis hakim Hasoloan Sianturi menyatakan Daeng Azis bersalah telah melanggar Pasal 5q ayat 3 Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 tantang ketenagalistrikam, Kamis (30/6/16).

Kalijodo sendiri digusur karena menjadi salah satu tempat sarang prostisusi di Jakarta. Oleh Ahok, Kalijodo telah disulap menjadi Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) dan pusat kegiatan olahraga.

s: YND-PK
Editor: Red
Sumber : Indikasinews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *