Jika Pilkada Dimenangi Calon Berstatus Tersangka, Wewenang KPU hanya Menentukan Pemenang Sesuai Tahapan

Foto : Detik.com /Istimewa

FOKUSPARLEMEN.COM, Surabaya – Sejumlah peserta Pilkada Serentak 2018 berstatus tersangka. Salah satunya di Tulungagung, yang salah satu calonnya berstatus tersangka.
Ketua KPU RI Arif Budiman menegaskan, jika ada calon kepala daerah di pilkada serentak menjadi tersangka dan menang, kemenangannya tetap berlaku. Arif mengaku wewenangnya hanya menentukan pemenang sesuai tahapan.
“Tugas KPU selesai ketika menetapkan hasil pemilu,” tegas Arif di Surabaya, Kamis (28/6/2018).
Pantauan real count KPU pukul 16.56 WIB, paslon cabup-cawabup Syahri Mulyo-Maryoto Birowo unggul 59,74% atau meraih 347.257 suara. Unggul atas Margiono-Eko Prisdianto dengan raihan 40,26% atau 234.040 suara.

Syahri Mulyo merupakan Bupati nonaktif Tulungagung yang statusnya tersangka KPK. Terkait status hukum calon kepala daerah, Arif menegaskan hal tersebut bukan wewenangnya.
“Kami (KPU) hanya menghitung pemungutan suara, merekap, dan menetapkan hasil suara. Pemenangnya kami kirim ke pemerintah. Selebihnya ya pemerintah,” ungkap Arif. (iwd/rvk/mi/red)

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *