Hentikan Hujat Sikampret dan Sicebong

FOKUSPARLEMEN.ID – Melalui tulisan ini saya ingin mengajak teman-teman Media sosial dan terkhusus pribadi saya bahwa sehubungan dengan Kampanye Terbuka Pilpres 2019 yang telah dimulai kemarin 24 Maret hingga 13 April mendatang ( yang konon berpotensi konflik).

Mari kita berhenti menebar UJARAN KEBENCIAN HOAX dan FITNAH. Dari semua itu dapat kita apresiasi Kearifan Lokal sebagai Falsafah hidup orang Bugis Makassar.“SIPAKATAU..“SIPAKAINGE..SIPAKALEBBI..“artinya Saling Menghormati.. Saling Mengingatkan.. Saling Menghargai..

Dan ini dapat kita aplikasikan dalam hidup keseharian yakni dengan bertutur kata yang baik sopan dan santun. Nah… tentu saja sangat kontradiktif dengan Realita yang sering kita saksikan di Media sosial bahwa kita sering terbawa arus sehingga ikut membagikan dan berkomentar tentang hal” yang tidak bisa di pertanggung jawabkan keabsahan dan kebenarannya.

Sebutlah misal “kita di sibukkan mencari cari kesalahan orang lain dan kemudian di publikasikan” yg orientasinya meruntuhkan popularitas seseorang, Tentu dengan berbagai argument bahwa itu betul adanya. Disadari atau tidak sekiranya yang dibicarakan itu  benar… maka itulah GHIBAH. Dan seandainya yg di ucapkan adalah kebohongan untuk menghalau tingkat elektabilitas para Rivalnya.. berarti itu adalah FITNAH. Ingat..!!! kedua duanya adalah dosa besar. “Oleh Nabi “Ghibah itu di ibaratkan memakan bangkai saudaranya sendiri dan dosanya lebih berat dari pada berzinah, Sedangkan Fitnah dosanya lebih kejam dari pembunuhan, ”Subhanallah…Mungkin sahabat sosial media bertanya Anda ko’ berubah…? bukannya pernah melakukan hal yang sama “.

Betul.. tapi kami sadar bahwa orang bijak itu bukanlah orang” yang tidak pernah melakukan kesalahan melainkan berani mengakui kesalahan dan tidak mengulanginya lagi. Saya terinspirasi oleh: PROF. MAHFUD MD, yang konotasi ucapannya bahwa Sebaiknya jangan meremehkan apalagi menjelek-jelekan Paslon lain tetapi pujilah Paslon dukungan anda dengan segala prestasi dan kelebihan yang dimilikinya. Benar… bukankah NABI MUHAMMAD SAW, pernah bersabda “Siapa yg menutupi kesalahan seorang muslim maka Allah SWT akan menutupi kesalahannya di dunia dan di akhirat” ( HR Ibnu Majah ).

Demikian semoga ada manfaat dan Terkhusus bagi saya pribadi senantiasa menjaga NETRALITAS selaku KPPS dan salah satu mantan Kontestasi PILEG 2004.

Tentu dengan segala kekurangan dan ketidak mampuan yg saya miliki.

Wassalam… dari saya yg cinta damai. (*)

Penulis: Safaruddin Parumpa

Penasehat Walikota Makassar Bidang RT/RW, Safaruddin Parumpa

Sumber : CakmaNews.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *