Diduga Over Stay, Habib Riziq Shihab Dicekal Pemerintah Saudi, Advokat GNPF Sambangi DPR RI

Ket Gambar : Tim Advokat GNPF Menyambangi DPR RI, diwakili Munarman, Damai Hari Lubis, dan Ahmad Michdan beserta 15 advokat GNPF Ulama lainnya (Foto : MI/Ist)

FOKUS PARLEMEN, JAKARTA | Para Advokat Aktifis GNPF ULAMA hari ini menyambangi gedung DPR RI untuk menemui pimpinan DPR RI. Mengadukan perihal pencekalan atas diri Imam Besar Ummat Islam Habib Riziq Shihab (IB HRS) di Mekkah, Saudi, Selasa, (25/09).

Para advokat GNPF Muslim yg hadir antara lain diwakili Munarman, Damai Hari Lubis, dan Ahmad Michdan beserta 15 advokat GNPF Ulama lainnya ( minus Kapitra ), mereka ditemui dan sambut langsung oleh Fadli Zon selaku mewakili Pimpinan lembaga Parlemen.

” Kami mengadukan permasalahan atas dicekalnya keluar negeri Habib Rizieq selaku warga negara untuk meninggalkan Negara Saudi “. Damai Hari Lubis kepada, Fokusparlemen.com.

Untuk itu kami melaporkan atas pelanggaran kebebasan terhadap warga negara indonesia sesuai UUD 1945 dan juga HAM.

Kami heran apabila melanggar hukum dalam artian pidana maupun sekedar over stay, maka tentunya sebaliknya negara saudi akan memulangkan atau mendeportasi imam besar HRS. Bukan malah mencekal. Apalagi dilihat sebelumnya beliau Imam Besar Ummat Islam RI bebas beberapa kali berpergian keluar negeri sampai ke Eropa, Afrika bahkan Asia.

Ketika dikonfirmasi ke Kementerian Dalam Negeri serta Imigrasi ( Negara Saudi ) mereka menyatakan tidak mengerti serta tidak mengetahui alasannya. Mereka tidak mempunyai alasan terhadap pencekalan.

Maka kami sangat kecewa apalagi HRS berniat untuk menyelesaikan program studynya untuk meraih gelar Doktornya di Malaysia serta berniat kembali ke tanah air dalam waktu dekat.

Juga disampaikan tadi saat audiensi oleh delegator sebagai jubir kami rekan advokat Nasrullah yang mewakili kami advokat aktifis GNPF Ulama ; ” kami menduga ada pihak – pihak yang bermain dengan kekuasaan aji mumpung ” ditanah air untuk melakukan pencekalan terhadap IB HRS . ” Setelah membacakan dan menyerahkan surat pengaduan dan permohonan dengan lampiran bukti Audio dan Video kepada Fadli Dzon.

Maka kami minta perlindungan serta penelusuran sebab atau alasan hukum terjadinya pencekalan, hingga upaya pencabutan pencekalan tethadap IB HRS oleh wakil rakyat dalam hal ini Anggota Dewan Yang Terhormat hingga yang paling subtansi dapat kembalinya IB HRS ke tanah airnya dan belaiu sangat ditunggu oelh para jamaah dan simpatisannya di tanah air.

Bahwa dalam tanggapannya tadi Fadly Zon mengatakan ” hal ini sangat aneh dan kasus langka dan baru dengar 1 kali sepanjang sejarah republik ini, kok ada seseorang justru malah dicekal untuk kembali ke tanah airnya tanpa ada sebab” apalagi beliau adalah tokoh bangsa, yang terbukti dikunjungi beberapa kali oleh tokoh nasional di Indonesia seperti Bapak Prabowo, Amin Rais, Bapak Kapolri serta BG selaku Kepala BIN.

Maka dirinya selaku mewakili pimpinan DPR RI yang juga membawahi komisi 3 dan komisi 1 akan memanggil Menteri Luar Negeri Indonesia , Kapolri serta BIN. Untuk menanyakan serta mengklarifikasi hal terkait pencekalan ini. (MI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *