Bincang Pro Kampus Bersama Akademisi FISIP UIN Ar Raniry, Inilah Peran Aspek Mahasiswa

(IST)

FOKUS PARLEMEN, BANDA ACEH | Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Banda Aceh menggelar program pro kampus,dengan mengunjungi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP),Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh.

Dilansir Fokusparlemen.com, Sabtu, (20/10). Pro Kampus yang merupakan program nasional RRI se Indonesia tersebut,disiarkan langsung melalui programa 2 RRI Banda Aceh FM 88,6 MHz.

Kegiatan bertemakan peningkatan kesadaran generasi muda menghadapi pemilu 2019, yang dipusatkan di halaman depan Gedung Fakultas FISIP, diikuti oleh puluhan mahasiswa/i, dan menghadirkan pembicara,Kepala LPP RRI Banda Aceh, Drs.Adi Pramono, M.Si, Dekan FISIP Dr. Ernita Dewi,S.Ag, M.Hum, Wakil dekan I Muhammad Talal, L.c., M.A, Wakil dekan III bidang kemahasiswaan dan kerja sama Ade Irma, B.H.Sc,MA, Ketua Prodi Ilmu Administrasi Negara Reza Idria, S.Hi.,M.A dan Sekretaris Prodi Ilmu Politik Eka Januar, S.IP M.Soc.

Kepala LPP RRI Banda Aceh Adi Pramono mengatakan, Mahasiswa/i harus berperan aktif menyukseskan pemilu, dengan menghindari penyebarluasan informasi bohong (HOAX), maupun ujaran kebencian. Sebagai generasi muda yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi Islam harus memahami dengan baik konsep prophet jurnalistik yang mengarahkan kepada kebaikan dan kedamaian.

Dekan FISIP, Ernita Dewi mengungkapkan Generasi Muda merupakan modal besar untuk perubahan ke arah yang lebih baik.
“Saya mengimbau mahasiswa/i yang sebagian besar adalah pemilih pemula,untuk tidak golput,karena satu suara itu sangat menentukan masa depan indonesia,” pungkas Ernita.

Sementara itu, Wakil Dekan III Ade Irma berharap generasi muda dapat menjadi pemilih cerdas, dan harus memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas,bertanggung jawab serta teguh terhadap prinsip kebaikan.

“Mengutip kalimat Ali Bin Abi Thalib, Laisal fataa man yaquulu kaana abii’, walaakinnal fataa man yaquulu ‘haa anaa dzaa’ “. Artinya: “Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan ‘Ini Bapakku’, tetapi yang dikatakan pemuda adalah mereka yang mengatakan ‘Inilah Aku’, ” jelasnya.

Diakhir dialog interaktif, Adi Pramono berpesan kepada mahasiswa/i tidak sekedar datang memenuhi kewajiban perkuliahan,tapi dapat benar-benar mempelajari ilmu dengan baik,agar menjadi kalangan intelektual yang mampu mencerdaskan masyarakat serta membawa perubahan bagi bangsa dan negara. (mi/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *