Muslim Syamsuddin Tolak Intruksi PLT Gubernur Aceh Terkait Perpanjangan Waktu Siswa Belajar Di Rumah

Muslim Syamsuddin Tolak Intruksi PLT Gubernur Aceh Terkait Perpanjangan Waktu Siswa Belajar Di Rumah

Fokusparlemen.id-Banda Aceh. Dalam instruksi bernomor 08/INSTR/2020, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah memperpanjang masa siswa belajar di rumah hingga 20 Juni mendatang. Instruksi itu ditujukan ke Bupati/Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Dinas Dayah Aceh serta Kakanwil Kemenag Aceh.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRA dari Frakdi PA, Muslim Syamsuddin, ST., MAP secara tegas menolak dan tidak sependapat dengan instruksi tersebut yang dianggap cuma akan menurunkan mutu pendidikan Formal maupun pendidikan Dayah di Aceh.

Penolakan yang dilontarkan Muslim bukan tanpa alasan. Menurutnya, proses belajar yang selama ini dilaksanakan di rumah melalui daring dianggap tidak efektif. Namun, karena kemarin status pandemi Covid-19 masih tahap inkubasi, maka hal tersebut dapat dimaklumi.

“Akan tetapi, dalam status pandemi yang sudah mulai menurun, proses belajar mengajar ini sudah semestinya dilaksanakan secara normal seperti biasanya, dengan catatan tetap mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pihak medis dan mendapat pengawasan dari Pemerintah,” ucapnya.

“Karena selama ini, proses belajar yang diterapkan di rumah tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan keinginan pemerintah. Malah, banyak anak-anak kita dapati di warnet bukan di rumah,” tambahnya.

“Belum lagi kebanyakan dari mereka memanfaatkan sarana internet untuk bermain game, bukan untuk belajar. Ini sungguh sangat kita sayangkan,” ungkapnya.

“Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan dan mutu pendidikan formal dan dayah di Aceh. Belum lagi, dengan perpanjangan masa belajar di rumah ini akan menurunkan semangat anak-anak untuk kembali belajar seperti sedia kala karena sudah terbiasa di rumah,” sambung Politisi Partai Sira tersebut.

“Saya berharap, pemerintah mencabut kembali instruksi untuk memperpanjang masa belajar siswa dirumah, baik siswa sekolah maupun santri di Dayah. Ini semua demi anak-anak supaya bisa belajar dan mengaji secara maksimal,” tutupnya penuh harap. (**/KU)

Sumber: jaringanberitaaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *