Raker Dengan Menteri ATR BPN, Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi Bahas Masalah Tanah untuk Kombatan

Raker Dengan Menteri ATR BPN, Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi Bahas Masalah Tanah untuk Kombatan

Jakarta – Ketua Komite I Fachrul Razi memimpin Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Rabu (10/2). Dalam Rapat tersebut Fachrul Razi turut membahas terkait Masalah Tanah untuk Kombatan.

“ Terkait dengan Tanah Kombatan, Saya mengapresiasi sekali dengan BPN di Provinsi Aceh, kita sedang mencoba mempercepat penyelesaian tanah kombatan, tentunya percepatan itu kita lakukan secara konfrehensif kemudian juga terkait seandainya dengan 3000 masyarakat korban konflik kalau 3000 maka ada 6000 Hektar saya pikir ini tidak terlalu besar bisa kita alokasikan di Aceh “ kata Fachrul Razi.

Senator Fachrul Razi dalam penjelasannya juga membeberkan prioritas subjek penerima tanah. Pertama, agar BPN bisa mengontrol penerima itu. Kedua, kemudian juga terkait dengan penyediaan lahan terkait pelepasan yang berdekatan dengan hutan atau hutan adat. Ketiga, terkait dengan anggaran dan kegiatan jadi bukan hanya tanah yang dilepas kepada para penerima manfaat tapi ada program integrasi, “ jadi negara hadir disitu mensubsidi anggaran, jadi ada anggaran agar program itu perkelanjutan “ tutup senator asal Aceh tersebut.

“ Kita berharap penyelesaian tanah kombatan dipercepat ditahun 2021 bisa segera selesai dan dapat dipergunakan oleh korban ex. Konflik keluarga kombatan “ jelasnya.

Selanjutnya, menurut Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil turut meluruskan terkait tumpang tindih jumlah yang bisa saja bertambah dari penerima tanah kombatan, “ Masalah faktual orangnya itu, penerima tanah kombatan bisa saja bukan 3000, bisa saja 6000, 8000 bisa saja naik lagi tanpa verifikasi yang jelas, jika sudah jelas data jumlah penerimanya bahkan 30.000 pun kita bisa ada lahannya “ tutup Menteri ATR Sofyan.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 3.000 mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh segera menerima sertifikat tanah. Penyerahan tersebut akan diberikan langsung oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang, Surya Tjandra. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Surya saat bertemu dengan Wali Nanggroe Aceh Malek Mahmud Al Haytar dan sejumlah tokoh masyarakat Aceh di Pendopo Wali Nanggroe, Senin (8/2/2021). Selain pembahasan sertifikat tanah bagi mantan kombatan, dalam pertemuan tersebut juga membahas berbagai program terkait reformasi agrarian. (**/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *