Senator Lampung Minta Polisi Ungkap Motif Penusukan Syekh Ali Jaber

Senator Lampung Minta Polisi Ungkap Motif Penusukan Syekh Ali Jaber

Anggota DPD RI Provinsi Lampung terdiri dari Jihan Nurlela, Abdul Hakim, Ahmad Bastian SY dan Bustami Zainudin menyoroti kasus pelaku penusukan Syhek Ali Jaber. Dok

Bandar Lampung, Fokusparlemen.id –  Empat Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Lampung terdiri dari Jihan Nurlela, Abdul Hakim, Ahmad Bastian SY, dan Bustami Zainudin meminta aparat kepolisan di Lampung tidak hanya memproses kasus pelaku penusukan Syhek Ali Jaber secara hukum tetapi juga menggali motif pelaku melakukan penusukan secara cepat, tegas, dan juga transparan agar diketahui masyarakat luas.

“Berdasarkan bukti-bukti yang ada, kami meminta kepada aparat penegak hukum khususnya Polda Lampung dan jajarannya untuk tidak hanya segera melakukan proses hukum yang tegas dan cepat kepada pelaku, tetapi juga mengungkap motif penusukan secara transparan untuk dapat diketahui masyarakat luas.” kata Anggota DPD RI Abdul Hakim, Senin, 14 September 2020.

Selain meminta aparat kepolisan menggali motip terjadinya peristiwa tersebut, empat anggota tersebut juga menyatakan prihatin terjadinya peristiwa itu dan mengutuk keras atas insiden yang membuat Syekh Ali Jaber terluka. Sebagaimana diketahui bahwa Habib Ali Jaber saat itu menghadiri acara pengajian dan wisuda Tahfidz Alquran di Masjid Falahudin di Jalan Tamin, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung. 

“Seharusnya sebagai warga negara Indonesia yang memegang teguh nilai-nilai Ideologi Pancasila yaitu Sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan sebagai umat yang beragama, pelaku memberikan penghormatan yang tinggi dan perlindungan kepada Habib Ali Jaber, bukan menganiaya bahkan berniat melakukan percobaan pembunuhan,” katanya.

Kemudian anggota DPD RI itu juga meminta kepada umat muslim dan semua umat beragama lainnya untuk mendoakan agar Habib Syekh Ali Jaber segera pulih dan dapat menjalankan aktivitasnya kembali.

“Kami mengajak mendoakan agar Habib Ali Jaber segera pulih kembali dan tetap semangat untuk berdakwah. Kita juga berdoa kepada Allah swt agar semoga peristiwa ini tidak terulang lagi,” katanya.

Peristiwa penusukan terjadi pada Minggu, 13 September 2020, sekitar pukul 17.20 WIB. Penganiayaan berupa penusukan terhadap ustad besar Syekh Ali Jaber, pendakwah asal Arab Saudi, saat itu menghadiri pengajian dan wisuda Tahfidz Alquran di Masjid Falahudin di Jalan Tamin, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.

Pelaku penusukan adalah seorang pemuda bernama Alfin Andrian (24).  Akibat kejadian itu, Syekh Ali Jaber menderita luka tusuk di bahu dan harus menerima enam jahitan di bagian dalam dan empat jahitan di bagian luar. Pelaku saat ini berhasil ditangkap dan diamankan di Polsek setempat. (**/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *