Tol Pertama Aceh Pangkas Waktu Tempuh dari 3 Jam Jadi 1 Jam

Tol Pertama Aceh Pangkas Waktu Tempuh dari 3 Jam Jadi 1 Jam

Jakarta, Fokusparlemen.id – Tol Sigli-Banda Aceh yang merupakan bagian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk Seksi 4 (Indrapuri – Blang Bintang) diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (25/8/20).

Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto memaparkan bahwa Tol Sigli – Banda Aceh seksi 4 menjadi seksi tol pertama yang diresmikan di Aceh.

Secara keseluruhan, total ruas tol Sigli – Banda Aceh sepanjang 74 km yang terdiri dari seksi yaitu Seksi 1 Padang Tiji -Seulimun (25 km), Seksi 2 Seulimun – Jantho (6 km), Seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri -Blang Bintang (14 km), Seksi 5 Blang Bintang – Kuto Baro (8 km), dan seksi 6 Kuto Baro – Baitussalam (5 km).

Jika telah tersambung sepenuhnya, Tol Sigli – Banda Aceh akan membuka akses darat dari Kota Banda Aceh ke Kota Sigli maupun sebaliknya. Tak hanya itu, keberadaan tol ini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan.

“Jika sebelumnya saat melewati jalan nasional perjalanan antar kedua kota mencapai 2-3 jam, dengan hadirnya jalan Tol Sigli – Banda Aceh ini dapat mempersingkat waktu tempuh antar kedua kota menjadi hanya 1 jam saja,” tutur Budi Harto.

Ia juga menyampaikan bahwa  diresmikannya ruas Tol Sigli – Banda Aceh seksi 4 diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap perekonomian Provinsi Aceh. Menurutnya, alur distribusi barang dan kendaraan kini dapat dijangkau dengan mudah melalui keberadaan Tol Sigli -Banda Aceh seksi 4.

“Kita sangat menantikan peresmian Tol Sigli – Banda Aceh seksi 4 ini, karena setelah diresmikan, tol pertama di Provinsi Aceh ini sudah dapat beroperasi secara penuh serta dilintasi oleh masyarakat Aceh dan sekitarnya,” kata Budi, yang juga hadir dalam peresmian tersebut.

Budi pun menyampaikan rasa bangga dan antusias dari masyarakat Aceh atas diresmikannya Tol Sigli – Banda Aceh seksi 4. Menurutnya, peresmian tol hari ini tak lepas dari dukungan pemerintah dan masyarakat Aceh tentunya.

“Pasalnya tak lama setelah Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) di tahun 2018 silam, proses pembebasan lahan minim kendala. Pembangunan tol terbilang cukup pesat,” imbuhnya.

Dalam pembangunannya, Hutama Karya selaku owner JTTS ruas Sigli – Banda Aceh berkolaborasi dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk., selaku kontraktor. Tol Sigli – Banda Aceh seksi 4 (Indrapuri – Blang Bintang) memiliki 2 interchange atau Simpang Susun (SS) yakni Simpang Susun Indrapuri dan Simpang Susun Blang Bintang.

Selain itu, tol ini dilengkapi oleh 1 Gerbang Tol (GT) yakni GT Blang Bintang, 1 buah pasang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Tipe A yang berada di KM 54, yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.

Jika terhubung, Tol Sigli – Banda Aceh mulai dari seksi 1 (Padang – Tiji) hingga seksi 6 (Kuta Baro – Baitussalam) dapat menampung volume kendaraan sebanyak kurang lebih 3.000 kendaraan setiap harinya. Disamping itu, total akses penghubung tol ini terdiri dari 6 (enam) Simpang Susun (SS), 7 Gerbang Tol (GT) serta 2 pasang atau 4 buah TIP. (*)

Sumber : cnbcindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *